Covid Di Amerika Serikat Membeludak

Mayoritas negara komponen Amerika Serikat (AS) telah mencabut keharusan pemakaian masker semenjak Februari-Maret 2022.

Melainkan, tak berarti bahwa gelombang pandemi di sana telah usai. Jumlah kasus aktif Covid-19 di AS buktinya masih menempuh 2.221.732 orang sampai Kamis, 19 Mei 2022.

AS juga masih mengalami penambahan infeksi Covid-19 di atas 100.000 kasus baru per harinya dalam sebagian minggu baru-baru ini.

Menurut data Worldometer, jumlah kasus aktif Covid-19 AS yakni yang terbesar di dunia. AS juga menjadi negara yang mempunyai slot gacor hari ini jumlah kematian Covid-19 terbanyak di dunia, ialah 1.027.993 kematian.

Melainkan ahli epidemiologi menyebut pemerintah « terlalu pesat » mencapai kebijakan ini.

Karena, dampak dari kebijakan ini dikhawatirkan akan memunculkan gelombang baru kasus Covid-19 di tengah cakupan vaksinasi ketiga yang relatif rendah – sekitar 20% secara nasional.

Sementara negara-negara lain, baru melonggarkan kebijakan masker sesudah cakupan vaksinasi untuk populasi lazim dan rentan, masing-masing di atas 50% dan 80%.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, mengaku sedangkan kebijakan pelonggaran masker « telah pas » namun ada « sebagian catatan untuk lebih hati-hati ».

Pasalnya, kasus harian diperkirakan naik menyusul mobilisasi 77 juta warga Indonesia selama libur panjang Idulfitri permulaan Mei silam.

Masyarakat telah lama tidak patuhi regulasi masker

Wilayah Bundaran Hotel Indonesia di jantung kota Jakarta pada Rabu (18/05) petang seperti awam ramai dengan lalu-lalang kendaraan.

Kendati hujan mengguyur ibu kota petang itu, tidak sedikit warga ibu kota hilir mudik di trotoar sepanjang jalan sesudah berprofesi di gedung-gedung perkantoran di Jalan Sudirman.

Melainkan panorama yang berbeda ialah seandainya sehari sebelumnya kelihatan tiap-tiap orang mengenakan masker sebagai protokol kesehatan menangkal virus corona, kali ini, beberapa warga kelihatan melengang tanpa masker di wajahnya.

Pemerintah baru saja menggunakan relaksasi kebijakan Covid-19, tidak lagi mengharuskan warganya mengenakan masker di luar ruangan.

Selama lebih dari dua tahun terjebak dalam pandemi Covid-19, dia tidak mangkir mengenakan masker di tiap-tiap kesibukan sehari-hari.

Hal yang menurutnya dijalankan sebagai langkah antisipasi agar terhindar dari virus yang membahayakan itu.

Laisser un commentaire

Votre adresse e-mail ne sera pas publiée.